Senin, 22 September 2014

Selamat malam sih Penyemangat Hati :)

Kini, malam semakin gelap. Tapi entah kenapa hatipun merasa demikian.
kasih, sekali ini beri semangat untuk hati ini.
Terkadang, manusia selalu ingin terlihat tegar. Tapi kali ini, aku merasa ada hal aneh yang selalu menjajah hatiku. Aku hanya manusia, kadang merasa senang kadangpun merasa sedih.
Kasih, apakah Tuhan mengizinkan kita sekali saja untuk saling menyapa?
Bantu aku kasih, hilangkan perasaan yang membuat hati menjadi bingung. Apakah itu begitu sulit bagimu? Katakan, ada apa dengan semua ini. Dulu, aku begitu bahagia jika mengingat tentangmu kasih.. Mungkin ini salahku dari awal. Aku begitu terpukau oleh semua tentangmu.
Kasih, sekarang aku akan memilih. Aku yakin hidup memang penuh pilihan.
Dengarkan pilihanku kasih,
Saatnya aku untuk berlayar meninggalkan kenangan ini. Hati ini sudah tak kuat untuk menahan derasnya ombak pesisiran. Biarkan kali ini, hati berlayar ke dalamnya lautan yang tenang.
Kasih, kali ini izinkan aku melupakan. Jangan pernah mencoba mengajariku untuk melupakanmu. Tapi, lihatlah bagaimana caraku untuk melupakan semua kenangan indah yang hanya menjadi milikku tanpa pernah engkau pikirkan.

Kali ini, sikap tegas akan aku pasang di depan layarku. Kasih, maafkan aku kali ini. Sepertinya Tuhan tak mengizinkan kita untuk saling mengenal. Cukuplah aku tau bahwa kamu adalah Hujan.
Kasih, tahukah kamu bagaiamana hujan bisa menghapus debu-debu yang bertebaran di jalanan?
Mengapa dirimu tak belajar dari hal itu?
Sadarlah kasih...
Tuhan tahu perasaanku dan perasaanmu. Tapi kali ini, aku sungguh sudah tidak sanggup.
Kini, cukuplah aku menjadi adik yang terbaik buatmu.
Dan cukuplah kamu menjadi kakak yang terbaik buatku.

Yakinkan pada hati kita kasih, Jodoh pasti akan bertemu.
Walaupun kadang jalan yang ditempuhnya begitu terjal, begitu sulit..
Tapi, bukalah matamu dan lihatlah Tuhan mempertemukan kita...

1 komentar: